Senin, 29 Oktober 2012

BAB 2 Perusahaan dan Lingkungan Perusahaan


1.                   Pengertian PerusahaanPengertian atau definisi Perusahaan ialah suatu tempat untuk melakukan kegiatan proses produksi barang atau jasa. Hal ini disebabkan karena kebutuhan manusia tidak bisa digunakan secara langsung dan harus melewati sebuah ‘ proses  di suatu tempat, sehingga inti dari perusahaan ialah tempat melakukan proses sampai bisa langsung digunakan oleh manusia.Untuk menghasilkan barang siap konsumsi, perusahaan memerlukan bahan – bahan dan faktor pendukung lainnya, seperti bahan baku, bahan pembantu, peralatan dan tenaga kerja. Untuk memperoleh bahan baku dan bahan pembantu serta tenaga kerja dikeluarkan sejumlah biaya yang disebut biaya produksii. Hasil dari kegiatan produksi adalah barang atau jasa, barang atau jasa inilah yang akan dijual untuk memperoleh kembali biaya yang dikeluarkan. Jika hasil penjualan barang atau jasa lebih besar dari biaya yang dikeluarkan maka perusahaan tersebut memperoleh keuntungan dan sebalik jika hasil jumlah hasil penjualan barang atau jasa lebih kecil dari jumlah biaya yang dikeluarkan maka perusaahaan tersebut akan mengalami kerugian. Dengan demikian dalam menghasilkan barang perusahaan menggabungkan beberapa faktor produksi untuk mencapi tujuan yaitu keuntungan.Perusahaan merupakan kesatuan teknis yang bertujuan menghasilkan barang atau jasa. Perusahaan juga disebut tempat berlangsungnya proses produksi yang menggabungkan faktor – faktor produksi untuk menghasilkan barang dan jasa. Perusahaan merupakan alat dari badan usaha untuk mencapai tujuan yaitu mencari keuntungan. Orang atau lembaga yang melakukan usaha pada perusahaan disebut pengusaha, para pengusaha berusaha dibidang usaha yang beragam.
 

2.                  Tempat kedudukan dan letak perusahaanTempat dan letak perusahaan merupakan salah satu faktor pendukung penting yang dapat menjamintercapainya tujuan perusahaan. Ketepatan pemilihan letak dan tempat perusahaan akan memberikan bantuan yang sangat berharga, baik dalam kaitannya dengan kemudahan-kemudahan yang diberikan maupun dalam kaitannya dengan efisiensi biaya produksi. Dengan demikian, letak dan tempat kedudukan perusahaan harus diputuskan dengan hati-hati atas dasar fakta yang lengkap, ditinjau dari aspek ekonomi maupun aspek teknis. ® Tempat kedudukan perusahaanTempat kedudukan perusahaan adalah kantor pusat perusahaan tersebut. Tempat kedudukan perusahaan pada umumnya dipengaruhi faktor kelancaran hubungan dengan lembaga-lembaga lain, seperti lembaga pemerintah, lembaga keuangan, pelanggan, dan sebagainya. ® Letak perusahaanLetak perusahaan adalah tempat perusahaan melakukan kegiatan fisik/pabrik. Letak perusahaan dipengaruhi faktor ekonomi dan merupakan salah satu faktor penting yang menunjang efisiensi perusahaan terutama dalam kaitannya dengan biaya.

 

3.                  Perusahaan dan lembaga sosialDalam pendekatan ekonomi, pemisalan terpenting dalam menganalisis kegiatan perusahaan adalah: perusahaan akan melakukan kegiatan produksinya hingga mencapai tingkat keuntungan maksimum.Untuk keperluan tersebut perusahaan harus diorganisir dan dijalankan dengan baik. Lain halnya dengan lembaga-lembaga pemerintah dan lembaga sosial lain yang kegiatannya lebih ditujukan untuk kepentingan masyarakat umum, misalnya Panti Asuhan, Rumah sakit, dan sebagainya.Dengan demikian yang membedakan perusahaan dengan lembaga sosial terletak pada penekanan/prioritas perusahaan terhadap laba, kelangsungan hidup, dan tanggung jawab sosial. Lembaga sosial lebih menitikberatkan prioritasnya pada tanggung jawab sosial. Sebaliknya, perusahaan yang berorientasi pada perolehan keuntungan, umumnya akan memfokuskan kegiatannya untuk meningkatkan nilai perusahaan hingga mencapai maksimum.  

 4.                  Berbagai macam lingkungan perusahaan dan Pengaruhnya terhadap perusahaan lingkungan perusahaan.Keseluruhan dari faktor-faktor ekstern yang mempengaruhi perusahaan baik organisasi maupun kegiatannya. Pada dasarnya lingkungan perusahaan dibedakan menjadi :
1. Lingkungan Eksternal. Lingkungan eksternal perusahaan yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan perusaan. Lingkungan eksternal meliputi variabel-variabel di luar organisasi yang dapat berupa tekanan umum dan tren di dalam lingkungan societal ataupun faktor-faktor spesifik yang beroperasi di dalam lingkungan kerja (industri) organisasi. Variabel-variabel eksternal ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu ancaman dan peluang, yang mana memerlukan pengendalian jangka panjang dari manajemen puncak organisasi.
Ada dua lingkungan yang berpengaruh disini, yaitu lingkungan societal dan lingkungan kerja. Lingkungan societal meliputi tekanan-tekanan umum yang mempengaruhi secara luas, misalnya tekanan di bidang ekonomi, teknologi, politik, hukum, dan sosial budaya. Tekanan ini terutama sering berpengaruh pada keputusan jangka panjang organisasi. Sementara itu, lingkungan kerja memasukkan semua elemen yang relevan dan mempengaruhi organisasi secara langsung. Elemen-elemen tersebut dapat berupa pemerintah, kreditur, pemasok, karyawan, konsumen, pesaing, dan lainnya.
Lingkungan eksternal perusahaan dapat dibedakan menjadi :
a. Lingkungan eksternal makro, adalah lingkungan eksternal yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan usaha.
Contoh :
• Keadaan alam: SDA, lingkungan.
• Politik dan hankam: kehidupan operasional perusahaan sangat terpengaruh oleh politik dan hankam negara dimana perusahaan berada menciptakan.
• Hukum
• Perekonomian
• Pendidikan dan kebudayaan
• Sosial dan budaya
• Kependudukan
• Hubungan internasional. 
b. Lingkungan eksternal mikro, adalah lingkungan eksternal yang pengaruh langsung terhadap kegiatan usaha.
Contoh :
• Pemasok / supplier : yang menunjang kelangsungan operasi perusahaan.
• Perantara, misalnya distribotur, pengecer yang berperan dalam pendistribusian hasil-hasil produksi ke konsumen.
• Teknologi: yang berkaitan dengan perkembangan proses kerja, peralatan metode, dll.
• Pasar, sebagai sasaran dari produk yang dihasilkan perusahaan.
Ada dua lingkungan yang berpengaruh disini, yaitu lingkungan societal dan lingkungan kerja. Lingkungan societal meliputi tekanan-tekanan umum yang mempengaruhi secara luas, misalnya tekanan di bidang ekonomi, teknologi, politik, hukum, dan sosial budaya. Tekanan ini terutama sering berpengaruh pada keputusan jangka panjang organisasi. Sementara itu, lingkungan kerja memasukkan semua elemen yang relevan dan mempengaruhi organisasi secara langsung. Elemen-elemen tersebut dapat berupa pemerintah, kreditur, pemasok, karyawan, konsumen, pesaing, dan lainnya. Lingkungan eksternal perusahaan dapat dibedakan menjadi : a. Lingkungan eksternal makro, adalah lingkungan eksternal yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan usaha. Contoh : • Keadaan alam: SDA, lingkungan. • Politik dan hankam: kehidupan operasional perusahaan sangat terpengaruh oleh politik dan hankam negara dimana perusahaan berada menciptakan. • Hukum • Perekonomian • Pendidikan dan kebudayaan • Sosial dan budaya • Kependudukan • Hubungan internasional.  b. Lingkungan eksternal mikro, adalah lingkungan eksternal yang pengaruh langsung terhadap kegiatan usaha. Contoh : • Pemasok / supplier : yang menunjang kelangsungan operasi perusahaan. • Perantara, misalnya distribotur, pengecer yang berperan dalam pendistribusian hasil-hasil produksi ke konsumen. • Teknologi: yang berkaitan dengan perkembangan proses kerja, peralatan metode, dll. • Pasar, sebagai sasaran dari produk yang dihasilkan perusahaan.
2. Lingkungan Internal Lingkungan internal dalah faktor-faktor yang berada dalam kegiatan produksi dan langsung mempengaruhi hasil produksi. Contoh : • Tenaga kerja • Peralatan dan mesin • Permodalan (pemilik, investor, pengelolaan dana) • Bahan mentah, bahan setengah jadi, pergudangan • Sistem informasi dan administrasi sebagai acuan pengambilan keputusan.
B. Faktor Lingkungan 1. Lingkungan perekonomian yang erat berhubungan dengan pasar dimana diadakan penjualan dan pembelian barang dan jasa. 2. Lingkungan seperti politik, pemerintah, hokum, dan militer yang mengatur kegiatan perusahaan. 3. Keadaan social meliputi berbagai golongan penduduk dengan sikap kepercayaan, tingkah laku yang dicerminkan dalam lembaga social yang ada.
Dari ketiga golongan diatas masih dapat diperinci lagi menjadi sub factor: 1. Tanah dan alam sekitar Tanah dan sumber alam merupakan salah satu factor penting untuk kegiatan perusahaan.
2. Ilmu pengetahuan dan seni Ilmu penegtahuan menunjukkan metode, manajemen kepada pimpinan dalam mengelola perusahaan. Penerapan ilmu pengetahuan dalam dunia perusahaan akan dapat membantu menggali ilmu pengetahuan lebih lanjut.
3. Pemerintah dan hukum Aspek positif dari pemerintah akan dibutuhkan oleh perusahaan ialah perlindungan terhadap hak milik, pemeliharaan tata hukum, dan keamanan, serta penggunaan keuangan, tetapi pemerintah perlu mengadakan pembatasan dengan mengadakan pemungutan pajak dan tarif.
4. Uang, kredit, kapital Uang kredit merupakan darah bagi kehidupan perusahaan. Apabila uang, kredit, dan kapital ini lambat akan menghambat jalannya perusahaan. Sebaliknya, jika jumlah yang terlampau banyak akan mengganggu perusahaan. Uang sebagai alat pembayaran, termasuk kredit didalamanya. Mengenai kapital perusahaan tidak akan dapat menjalanka fungsinya tanpa kapital.dana kapital ini dalam bentuk terkumpulnya uang atau kredit yang diinfestasikan dalam perusahaan.
5. Tersedianya tenaga kerja Tenaga kerja dalam perusahaan pada umumnya bersatu dalam bentuk serikat kerja. Berhasilnya perusahaan tergantung pada tingkat ketrampilan, kesehatan, dan sikap dari tenaga kerja. Hal ini sangat tergantung pada system pendidika, standar hidup, dan inisiatif dari masyarakat.
6. Sikap konsumen Usaha perusahaan untuk mengurangi resiko dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dengan memperhatikan sikap konsumen dan publik.
7. Kepercayaan dan agama Mempengaruhi tingkah laku manusia serta etika masyarakat, hal ini mempengaruhi kebijaksanaan perusahaan yang diambil oleh manajer. Standar etika ini harus diikuti oleh perusahaan. 8. Hubungan internasional Hunungan ini meliputi penyediaan sumber ekonomi, bahan perdagangan dan politik mungkin tidak terbatas pada bahan dasar, tetapi juga berupa tenaga kerja terdidik yang didatangkan dari luar negeri.   Sumber :http://syadiashare.com/pengertian-perusahaan.htmlhttp://www.wikipedia.org  

Selasa, 09 Oktober 2012

RUANG LINGKUP BISNIS

Nama : Tika Yuliana
Kelas : 1EB09
NPM : 27212388

A.DEFINISI BISNIS DAN JENISNYA



Bisnis berasal dari Bahasa Inggris yaitu Business. Businesss yatiu merupakan sebuah kata yang barasal dari kata busy yang artinya sibuk. Sibuk disini artinya adalah melakukan banyak aktivitas dalam sehari sampai sedikit waktu luang yang dicurahkan untuk kegiatan-kegiatan bermalas-malasan dan tentunya sibuk disini adalah melakukan aktifitas yang menghasilkan atau menguntungkan.
Menurut Mahmud Machfoedz, Bisnis adalah sebuah perdagangan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang terorganisasi untuk mendapatkan laba dengan memproduksi dan menjual barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Usahawan atau pelaku bisnis ini harus mampu memadukan empat macam sumber daya yaitu:
  • Sumber daya materi
  • Sumber daya manusia
  • Sumber daya keuangan
  • Sumber daya informasi
Menurut Brown dan Petrello (1976) menyatakan bahwa, business is an institution which produces goods and services demanded by people. Kalau diartikan kedalam bahasa Indonesia artinya bisnis ini merupakan suatu lembaha yang menghasilkan barang dan jasa yang baik yang dibutuhkan oleh masyarakat atau perorangan maupun kelompok.
Menurut Steinford (1979) menyatakan bahwa, Business is all those activities involved ini providing the goods and services needed or desired by people. Artinya yaitu aktifitas yang menyediakan barang atau jasa yag diperlukan atau di inginkan oleh konsumen. Dapat dilakukan oleh organisasi perusahaan yang memiliki badan hukum, perusahaan yang memiliki badan usaha, maupun perorangan yang tidak memiliki badan hukum maupun bada usaha seperti pedagang kaki lima, warung yang tidak memiliki Surat Izin Tempat Usaha (SITU) dan surat izin usaha SIUP, serta usaha informal lainnya.
Pakar bisnis Allan Afuah (2004) menyatakan pendapat bahwa bisnis merupakan suatu kegiatan individu yang terorganisasi untuk menghasilkan dana menjual barang maupun jasa agar mendapatkan keuntungan dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat dan ada di dalam industri. Enterpreneur adalah sebutan yang biasa ditujukan kepada para pelaku bisnis ini.
T. Chwee (1990) juga menyatakan bahwa bisnis merupakan suatu sistem yang memproduksi barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan masyarakat.


JENIS-JENIS BISNIS USAHA

jenis usaha itu ada banyak banget misalkan dari yang modal kecil modal menengah dan modal besar. modal kecil misalnya

-Bisnis Rumahan :


  • Warung Makan : Dengan memiliki keterampilan memasak Anda bisa membuka bisnis rumahan, yaitu bisnis warung makan. Gunakan resep-resep favorit keluarga atau resep yang sudah Anda kuasai pembuatannya. Jangan tergiur untuk membuat banyak resep, mulailah dengan 3-4 jenis dahulu. Tambahkan jenisnya jika penjualan mulai stabil. Dengan modal kurang dari 1juta, bisnis ini sudah dapat dimulai. Modal untuk bahan-bahan masakan Rp 500.000,. – Rp 1000.000,. Omzet per hari untuk warung makan sederhana ini berkisar Rp 100.000,.- Rp 200.000,.
  • Berbisnis Kue
    Pilihlah jenis kue –kue yang paling banyak diminati dan paling cocok dikonsumsi sehari-hari. Seperti: brownies kukus, bolu, pastel, risoles, kue lapis, lumpia dll. Manfaatkan hari-hari istimewa seperti momen ulang tahun atau lebaran untuk menerima orderan kue kering dan cake. Jika rumah Anda berada dilokasi yang strategis, mulailah untuk membuka display di garasi atau di teras rumah. Bisnis makanan tergolong paling menguntungkan, mulai dari 50% hingga 100%. Perputaran uang dalam bisnis ini lebih cepat, karena makanan hampir selalu dibayar tunai. Jadi setelah semua biaya dihitung, tambahkan minimal 50% sebagai keuntungan dalam menghitung harga jualnya. Misalnya 1 resep lumpia ( jadi 30 buah) memerlukan biaya  Rp 40.000. Jika lumpia dijual Rp 2000 per buah maka keuntungannya (Rp 60.000 – Rp 40.000 = Rp 20.000 atau 50%). Dalam menentukan harga jual jangan segan memberikan diskon atau pelayanan khusus untuk pembeli dalam jumlah besar, agar volume penjualan meningkat.
  •  Kerajinan merajut
  •  Bisnis pulsa elektrik
  • Jasa Pengetikan dan masih banyak yang lain

- Bisnis Modal Kecil

  • Gerobak Makanan
  • Bisnis T-shirt
  • Layanan Pemindahan Barang
  • Jasa Menjaga Anak
-Bisnis Online juga semakin melalang buana di internet ini juga bisa menjadi alternatif untuk berbisnis karena semakin hari semakin banyak pengguna internet. khususnya buat mereka yang kesehariannya sibuk dengan rutinistas kantor cenderung mereka lebih memilih untuk berbelanja online, its easy right?


- Bisnis dengan modal besar
  • membuka area persawahan
  • membuat restoran butik dan lain sebagainya
  • membuka bengkel, sorum mobil motor dan masih banyak lagi
B.TUJUAN KEBIJAKAN BISNIS
- Melindungi Usaha Kecil Menengah (UKM), contoh:
  1. KUR (Kredit Usaha Rakyat)
  2. Koperasi
  3. BUK (Badan Usaha Kredit)
_Melindungi lingkungan hidup sekitarnya, contoh:
  1. Mendaur ulang sampah plastic menjadi cangkir, piring plastic, botol minuman, dll.
  2. Mendaur ulang minyak goreng menjadi BIO – Diesel
  3. Mendaur ulang kertas menjadi bingkai foto, kartu nama, kartu undangan, dll.
_ Melindungi konsumen, contoh:
  1. Makanan = kualitas barang
  2. Minuman rasa / sehat = kualitas barang
  3. Obat – obatan = kualitas barang
  4. Pasta gigi = kesehatan
  5. Kecantikan = kesehatan
  6. Shampoo = kesehatan
  7. Sabun mandi = kesehatan
_Pendapatan Negara, contoh:
  1. Pajak Penghasilan (PPh)
  2. Pajak Pertambahan Nilai (PPN)
  3. Pajak Bumi & Bangunan (PBB)
  4. Bea & Cukai
  5. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)

C.SISTEM PEREKONOMIAN DAN PASAR

Ada 3 macam perekonomian :
1.
 Perekonomian terencana, ada dua bentuk utama perekonomian terencana, yaitu komunismesosialisme. Sebagai wujud pemikiran Karl Marx, komunisme adalah sistem yang mengharuskan pemerintah memiliki dan menggunakan seluruh faktor produksi. Namun, lanjutnya, kepemilikan pemerintah atas faktor-faktor produksi tersebut hanyalah sementara; Ketika perekonomian dan masyarakat dianggap telah matang, pemerintah harus memberikan hak atas faktor-faktor produksi itu kepada para buruh.
2.
 Perekonomian pasar, perekonomian pasar bergantung pada kapitalismedan liberalisme untuk menciptakan sebuah lingkungan di mana produsen dan konsumen bebas menjual dan membeli barang yang mereka inginkan (dalam batas-batas tertentu). Sebagai akibatnya, barang yang diproduksi dan harga yang berlaku ditentukan oleh mekanisme penawaran-permintaan.
3. Perekonomian pasar campuran, perekonomian pasar campuran ataumixed market economies adalah gabungan antara sistem perekonomian pasar dan terencana. Menurut Griffin, tidak ada satu negara pun di dunia ini yang benar-benar melaksanakan perekonomian pasar atau pun terencana, bahkan negara seperti Amerika Serikat. Meskipun dikenal sangat bebas, pemerintah Amerika Serikat tetap mengeluarkan beberapa peraturan yang membatasi kegiatan ekonomi. Misalnya larangan untuk menjual barang-barang tertentu untuk anak di bawah umur, pengontrolan iklan (advertising), dan lain-lain. Begitu pula dengan negara-negara perekonomian terencana. Saat ini, banyak negara-negara Blok Timur yang telah melakukan privatisasi—pengubahan status perusahaaan pemerintah menjadi perusahaan swasta.[WIKIPEDIA]

Sistem perekonomian Indonesia adalah Sistem Perekonomian Pancasila yang artinya system perekonomian Indonesia adalah system ekonomi campuran yang berdasarkan nilai – nilai pancasila. Menurut system ini Indonesia menganut system pasar yang beretika dimana ada pemerintah yang turut campur tangan untuk mengatur, mengawasi jalanya perekonomian agar tidak terjadi kecurangan oleh para pelaku ekonomi dalam hal ini pengusaha, sehingga persaingan usaha lebih sehat.
Namun, idealitas system ekonomi pancasila tidaklah sama dengan realitasnya. Sistem ekonomi Indonesia semakin lama terlihat semakin menuju liberal khas Amerika. Nilai nilai ekonomi pancasila mulai ditinggalkan, persaingan usaha semakin didominasi oleh swasta, terutama oleh swasta asing melalui kerajaan bisnis”Multi National Coorporation yang nota bene ada di berbagai negara. Keadaan ini jelas membahayakan dan merugikan. Dikatakan berbahaya karena jika swasta apalagi swasta asing telah mendominasi perekonomian, maka pemerintah akan dikendalikan bukan mengendalikan, terutama jika swasta telah masuk dalam sector usaha yang mengelola hajat hidup orang banyak, pemerintah hanya akan menjadi boneka mainan perusahaan raksasa. Selain itu pemerintah kehilangan kedaulatan dan kewibawaan, hanya dapat menjadi ”budak asing” yang puas diberi suap segepok uang royalty dan pajak. .Dikatakan merugikan karena apabila swasta mendominasi maka akan terjadi persaingan usaha tidak sehat seperti monopoli oleh perusahaan perusahaan besar terutama asing yang akhirnya akan merugikan konsumen dalam hal ini rakyat dan mematikan usaha usaha dalam negeri .
Menurut saya, dari apa yang tertulis di atas, sistem ekonomi dan pemerintahan Indonesia bisa dikatakan kurang baik, karena pada akhirnya tidak dapat menyejahterakan rakyatnya terutama rakyat kalangan bawah, karena yang terjadi adalah rakyat kalangan atas akan menjadi semakin tinggi karena menjadi budak asing yang puas diberi suap segepok uang royalty dan pajak, tanpa memikirkan kepentingan rakyatnya yang memiliki usaha-usaha dalam negeri yang masih sulit untuk bersaing dengan usaha-usaha asing atau luar negeri, sehingga tidak diperoleh pendapatan dari usaha-usaha dalam negeri tersebut, dan yang terjadi adalah kemiskinan di Indonesia belum juga 
berkurang.


D.KESEMPATAN BISNIS/USAHA

Dalam menjalankan suatu bisnis atau hendak berkecimpung dalam dunia bisnis,kita hendaknya memperhatikan beberapa hal yang merupakan celah bisnis,diantaranya:
• Memenuhi kebutuhan konsumen
• Memiliki keunikan tersendiri
• Inovatif
• Memberikan fasilitas tambahan
• Jadi agen
• Buka kantor
• Usaha waralaba (franchise)
Kita harus tahu bahwa masyarakat akan selalu tumbuh dan berkembang.Perkembangan ini meliputi perkembangan yang bersifat kuantitatif maupun kualitatif.
• Pertumbuhan kuantitatif adalah berupa pertambahan jumlah penduduk sebagai akibat
dari kelahiran bayi dan pertambahan ummur penduduk serta kematian.
• Perkembangan kualitatif dapat berupa bertambahnya pendidikan,masyarakat akan lebih
pandai,bertambahnya penghasilan akan membuat masyarakat lebih kaya.




E. UNSUR-UNSUR PENTING DALAM AKTIVITAS EKONOMI


• Manusia (Men) : sebagai pengendali aktivitas ekonomi dan tenaga kerja.

• Modal (Money) : sebagai jalan awal untuk suatu aktivitas ekonomi.
• Material : sebagai peralatan untuk membangun aktivitas
ekonomi,faktor pendukung dalam aktivitas ekonomi,
meliputi bahan baku.
• Metode : sebagai langkah yang dipakai dalam suatu aktivitas
ekonomi.Ide yang ditujukkan untuk mengorganisir dan
mengkoordinir.
• Manajerial : sebagai langkah pengolahan.
• Mesin atau peralatan : alat pembantu untuk proses suatu aktivitas ekonomi

F. HAKIKAT BISNIS

Hakikat bisnis adalah usaha untuk memenuhi kebutuhan manusia, organisasi ataupun masyarakat luas. Businessman (seorang pebisnis) akan selalu melihat adanya kebutuhan masyarakat dan kemudian mencoba untuk melayaninya secara baik sehingga masyarakat menjadi puas dan senang. Dari kepuasan masyarakat itulah si pebinisnis akan mendapatkan keuntungan dan pengembangan usahanya.
Melihat asal katanya (bahasa Inggris) berarti Perusahaan, Urusan atau Usaha. Hugges and Kapoor menyatakan : Business is the organized effort of individuals to produce and sell for a profit, the goods and services that satisfy society’s needs. The general term business refers to all such efforts within a society or within an industry.
Orang yang berusaha menggunakan uang dan waktunya dengan menanggung resiko dalam menjalankan kegiatan bisnis di sebut entrepreneur.
Adakah bisnis yang tidak bermotif mencari keuntungan ? Kalau diamati ada bisnis yang bermotif tidak mencari keuntungan seperti sekolah / perguruan tinggi CIC, PDAM, PLN, Pembuatan SIM/KTP, Puskesmas.RSUD, kebersihan kota, keamanan dan ketertiban lalu lintas. Walaupun ada pembayaran dari konsumen lebih diarahkan untuk operasional bisnis tersebut bukan mencari keuntungan bagi pemiliknya.
Hal di atas terkait definisi dari Brown and Petrello yang menyatakan : Business is an institution which produces goods and services demanded by people.
Bisnis dibedakan menjadi 4 macam berdasarkan jenis kegiatannya : (1) Bisnis ekstraktif; (2) Bisnis agraris; (3) Bisnis industry; (4) Bisnis jasa;
Dapat juga berkembang menjadi 9 macam kegiatan, yaitu : usaha pertanian, produksi bahan mentah, pabrik / manufaktur, konstruksi, usaha perdagangan besar dan kecil, transportasi dan komunikasi, usaha financial,
 asuransi, dan real estate, usaha jasa, dan usaha yang dilakukan oleh pemerintah.l
Bisnis dibedakan menjadi 4 macam kegunaan : (1) kegunaan bentuk / form utility; (2) kegunaan tempat / place utility; (3) kegunaan waktu / time utility; (4) kegunaan pemilikan / possession utility.


G.MENGAPA BELAJAR BISNIS?

  Menurut saya karena dengan berbinis kita dapat menciptakan lapangan kerja yang baru, dapat membatu perekonomian banyak orang terutama perekonomian indonesia dan disisi lain berbisnis tidak ada batasan dalam mengeluarkan apresiasi seseorang. maka dari itu jadilah bussinesman jangan menjadi karyawan dengan gaji pas-pasan!


sumber : id.wikipedia.org http://ekonomi.kompasiana.com naisnaisna.blogspot.com utasgetho.blogspot.com efod.blogspot.com ruthsimatupang.wordpress.com annehira.com


Sabtu, 06 Oktober 2012

Kamu

Indah penuh pesona
bediri dengan lantang
dari segala penjuru terlihat sigap
terlihat tak mungkin 
di sana senyum menyeruah
dari sisimu

layak pangeran berkuda putih
disini melihat untuk menghampiri
entahlah, kaki serasa tongkat beku
tak berarah

tubuh bersemeru penuh gejolak
simpul manis terlihat
aku gugup, dan tak asing kau sapa
halayak orang, menginginkannya
itulah mauku
hampiri raga ini

jatuhkan kakimu pada tempat ini
berharap dengan siap aku disini

Hanya Tuhan

rentan sisa abu kertas
melayang jika diterpa angin
jatuh antara langit
kecil-kecil yang tak bermakna
turun dari birunya yang indah
membuat tak sedap

tak berarti tak bermakna
tak diharapakan
aku terbuang terusuh terpisah
dengan lain


temukan surga bagiku
temukan indah tempatnya
disisimu aku bermakna
jauh dari apapun
yang sakitkan ragaini

bertemu lima kali sehari
menyebutmu tiap hela napas
dengarkan semua ucapanmu
raga terusung nyaman

hanya kamu yang temaniku
kau peduli kau raih
dalam renungan kosong kami
kau beri roh untuk semua
peduli peduli dan peduli
yang tak bermakna

indah waktunya saat
kau genggam tangan kami
senyum mu pulihakan
semua masalah

Keterbatasanku

Besaran langit, lautan dunia
menjadi sang alang tak menentu
berdiri di ujung ketidaknyamanan
di samping kokohnya mereka
sembunyi dalam renungan

Ini aku, senyum kecil simpul
tiap langkah
keliling yang menjulang
melihat dengan sisi egonya
mereka bukan aku
bukan aku dengan kekecilanku

mereka anggap tak nilai
mereka senyum tak pantas
bukan siapa-siapa tak penting

rumput liat terinjak sembarang
temukan tempat tak layak
ini aku usang, usuh rambat dengan
tak indahnya, menjadi diri
yang tak aku inginkan
sebelumnya

tak mengeluh tak menangis
bisa, lewati ini
nyataku ceria dalam jiwa
takbegitu