Pendidikan menjadi
salah satu hal penting yang menjadi masalah pemerintah sampat saat ini, masalah
yang belum bisa di pecahkan dari segi ekonomi pun masih harus di pertanyakan!. Pendidikan
di Indonesia terbilang belum cukup baik bahkan masih dibawah rata-rata standar
pendidikan yang baik, di Negara kita Indonesia mengenal istilah “ Wajib Sekolah
9tahun” dan sekarang menjadi “ Wajib Sekolah 12Tahun” . Hal tersebut
digadang-gadang akan terlaksana dengan baik dengan bantuan biaya BOS tapi
sampai saat ini istilah tersebut hanya berlaku untuk kota besar seperti
Jakarta. Sekolah gratis tersebut hanya bisa dicicipi oleh beberapa sekolah
negeri di Jakarta saja, keluar sedikit dari kota Jakarta seperti Kota Bogor,
istilah Sekolah gratis pun tidak berlaku. Masih banyak sekolah SD, SMP atau SMA
masih memungut biaya kepada para siswa, padahal biaya BOS yang sudah di
janjikan untuk seluruh sekolah di Indonesia sudah diturunkan. Entah biaya BOS
tersebut memang tidak sampai ke sekolah-sekolah atau biaya tersebut di ambil
oleh tikus-tikus yang kehausan akan uang, yang seharusnya biaya itu untuk
mereka yang tidak sanggup untuk sekolah tapi ya entahlah manusia tidak ada tahu.
Namun di samping itu, “Wajib Sekolah 9tahun” sudah bisa dikatakan berhasil dari
segi tingkat kelulusan yang meningkat tiap tahunnya dan banyaknya jumlah siswa
disetiap daerah dan meskipun demikian wajib sekolah 9tahun secara gratis masih
ada rakyat yang benar-benar tidak bisa merasakan sekolah gratis 9 tahun, karena
ekonomi yang serba kekurangan rakyat kecil yang tidak bisa merasakan sekolah
gratis terabaikan. Sejak usia dini mereka sudah harus menafkahi keluarga untuk
membeli makan sampai mereka tidak sempat memikirkan untuk sekolah yang menjadi
jalan satu-satunya untuk memperbaiki perekonomiannya, seharusnya pemerintah
lebih mengutamakan wajib sekolah 9 tahun secara gratis untuk rakyat yang
benar-benar kurang mampu, mengutamakan agar rakyat kecil benar-benar
mendapatkan apa yang seharusnya mereka dapatkan dan memperbaiki sekolah-sekolah
yang tidak layak untuk di tempati agar para pelajar lebih nyaman untuk menuntut
ilmu. Dari beberapa aspek yang memiliki peran penting seperti kekurangan
pengajar pun harus ditanggapi secara serius, tempat tempat terpencil atau
pedalaman daerah juga tidak boleh luput dari pandangan pemerintah.
Tempat-tempat terpencil sangat jarang adanya sekolah bahkan jika ada jarak
sekolah sangatlah jauh dari tempat tinggal mereka, kadangkala mereka harus
berjalan puluhan kilo demi mencapai ke sekolah jalanan yang rusak menjadi salah
satu tanggangan yang sangat berarti bagi mereka tapi dari sinilah warga
perkotaan harus belajar meskipun tempat untuk menuntut ilmu sangat jauh tapi
mereka tetap ingin menuntut ilmu apapun rintangannya. Seharusnya warga
perkotaan merasa malu dengan kondisi yang sangat berbeda tapi warga perkotaan
malah terkadang menyepelekan soal pendidikan. Pemerintah harus dengan
sunguh-sunguh lebih memperbaiki pendidikan agar lebih baik lagi.
Senin, 31 Maret 2014
Kamis, 16 Januari 2014
Rencana Bisnis Percetakan Digital
Lingkup Permasalahan
http://hargaprinterepson.blogspot.com/2013/04/peluang-usaha-cetak-digital.html
http://www.hargaprinterdigitalprinting.com/usaha-percetakan-digital-bagaimana-memulainya/
http://ronita-dp.com/
Didalam era modern yang mengarah kepada teknologi komunikasi ini sangat sulit untuk mencari lapangan kerja yang kiranya dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Peluang usaha yang semakin sempit juga merupakan salah satu faktor penyebab begitu banyaknya pengangguran. Oleh karena itu, guna mengurangi tingkat pengangguran yang semakin meningkat dari tahun ke tahun dan dengan membidik kesempatan dan peluang kerja maka tepat kiranya membuka sebuah usaha kecil dan menengah. Adapun yang saya rencanakan adalah usaha “Percetakan Digital (Digital Printing)” .
Setiap perusahaan, perkantoran, sarana pendidikan dan lain sebagainya akan memerlukan jasa percetakan guna mensosialisasikan kegiatan-kegiatan mereka kepada masyarakat di daerah tersebut. Tentunya di daerah Kutai Barat masih sangat sedikit masyarakat yang mengetahui tentang bisnis percetakan digital ini, sehingga saya berinisiatif untuk membuat suatu usaha percetakan modern yang biasa disebut digital printing guna mengurangi angka pengangguran .Usaha percetakan digital ini memiliki prospek yang sangat bagus kedepannya karena usaha ini masih belum banyak yang mengetahuinya. Diharapkan dengan adanya usaha ini akan mampu membuka peluang kerja bagi masyarakat yang kreatif dalam bidang ini, sehingga ilmu yang telah didapat di perguruan tinggi mampu mereka pergunakan secara maksimal di usaha bisnis saya ini guna mempermudah media komunikasi dalam masyarakat.
Agar rencana bisnis ini berlangsung dengan tepat perlu adanya planning yang matang, jika financial sudah tercukupi usaha ini dapat dilakukan secepat mungkin. Berikut ini adalah beberapa hal yang harus anda siapkan sebelum memulai usaha percetakan digital (digital printing):
- Tempat : Selama ruangan yang digunakan berukuran lebih luas daripada ukuran mesin yang anda gunakan, maka itu sudah cukup. Sebagai contoh bila anda menggunakan mesin digital printing Mutoh VJ1304 ukuran 1.3m, maka ruang ukuran 2 x 3 meter pun cukup. Satu hal yang harus diperhatikan adalah bahwa ruangan tersebut memiliki exhaust untuk mengeluarkan uap dari tinta. Selain itu ruangan tersebut juga sebaiknya menggunakan pendingin ruangan (AC) agar mesin lebih awet.
- Mesin : Ini adalah investasi utama anda. Pertimbangkan untuk memulai dengan menggunakan mesin indoor/outdoor sehingga lebih fleksibel dalam menerima order. Bagi para pemula, Mutoh VJ 1304 adalah pilihan yang paling tepat. Harga printer digital printing ini cukup terjangkau (Rp 155 juta) dan anda bisa membelinya dengan sistem leasing
- Tinta : Harga tinta diperkirkan Rp 400 ribu per liter. Untuk printer 4 warna (CMYK) berarti ketika memulai usaha digital printing setidaknya anda masing-masing 1 liter tinta untuk masing-masing warna
- Bahan cetak: Setidaknya siapkan 2 jenis bahan vinyl flexi 280 gram dan 340 gram masing-masing 100m untuk produksi spanduk
- Karyawan : Sebagus apapun mesin yang anda gunakan, anda tidak bisa menjalankan usaha percetakan digital anda bila anda tidak memiliki karyawan yang handal. Salah satu cara untuk memaksimalkan pekerjaan karyawan anda adalah dengan menggunakan mesin yang mudah dioperasikan.
Secara garis besar, diperkirakan biaya rata-rata yang dibutuhkan untuk memulai usaha digital printing adalah sebagai berikut:
- Kontrak ruang usaha Rp 5 juta per bulan
- Mesin (contohnya Mutoh VJ 1304) Rp 155 juta
- Tinta CMYK Rp 1.600.000,-
- 100 m vinyl flexi 280 gram Rp 6000/m Rp 600 ribu
- 100 m vinyl flexi 340 gram Rp 7000/m Rp 700 ribu
- Gaji karyawan (perkiraan kasar) 3 orang/bulan Rp 10 juta
Berdasarkan perhitungan kasar di atas, maka diperkirakan modal awal yang dibutuhkan untuk memulai usaha percetakan digital adalah Rp 200 juta.
Tinjauan Pustaka
Karena semakin berkembangannya usaha Percetakan Digital saya menargetkan untung yang cukup besar, Untuk menarik para konsumen jasa ini saya akan menyebarkan brosur-brosur yang sangat menarik dengan penuh warna agar terlihat mewah dan elegan dimata pembacanya serta memasang plakat-plakat ditepi jalan-jalan besar yang sering dilewati oleh pejalan kaki dan pengendara kendaraan bermotor. Misalkan : simpang jalan, ditepi lapangan bola, disekitar sarana olahraga masyarakat Kutai Barat. Didalam brosur dan plakat tersebut harus terpampang kualitas dan kelebihan usaha percetakan digital yang saya buat sehingga konsumen percaya terhadap jasa yang saya tawarkan dengan kualitas diatas rata-rata. Contohnya : “Semua alat yang kami miliki adalah alat-alat buatan Jerman dengan teknologi yang canggih untuk mencetak ukuran 10m x 2m hanya dengan waktu 3 menit saja, tentunya sangat efisien dibanding mesin cetak yang lainnya”. Dengan demikian konsumen akan berdatangan secara terus menerus terhadap kami karena kami memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen jasa kami, sehingga laba yang kami dapat meningkat pesat perbulannya.
Kesimpulan
Untuk mengembangkan dan melestarikan usaha percetakan digital ini, maka sebagian dari laba yang saya terima akan saya tabung guna investasi untuk kedepannya sehingga usaha ini akan tetap maju serta unggul dalam persaingan bisnis menengah. Untuk meningkatkan kepercayaan konsumen, saya selaku pengelola akan selalu mengevaluasi kegiatan produksi agar tetap memiliki kualitas produk yang sangat baik. Dengan demikian konsumen jasa ini pun sangat puas terhadap pelayanan yang kami berikan. Dan dari laba tersebut saya bercita-cita untuk membeli 1 unit mesin cetak lagi untuk meningkatkan hasil produksi serta membuka kursus desain grafis bagi masyarakat umum.
http://hargaprinterepson.blogspot.com/2013/04/peluang-usaha-cetak-digital.html
http://www.hargaprinterdigitalprinting.com/usaha-percetakan-digital-bagaimana-memulainya/
http://ronita-dp.com/
Kamis, 26 Desember 2013
PT. INTRACO PENTA TBK.
Organisasi dikenal sebagai alat
bagi manajemen untuk mencapai tujuan. Manajemen perusahaan padà hakekatnya
berarti proses pelaksanaan tugas-tugas yang harus dilaksanakan agar tujuan yang
telah ditetapkan dapat dicapai secara efektif dan efisien. Dan disini PT.
Intraco Penta sedapat mungkin menganut fungsi-fungsi manajemen baik yang
bersifat organik dan fungsional dalam
mengatur manajemen perusahaan.
PT. Intraco Penta yang menganut
manajemen modern selalu berdasarkan pada fungsi-fungsi antara lain :
perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan. Hal-hal yang perlu
diperhatikan oleh perusahaan agar usahanya dapat dikelola dengan baik dan
tujuan yang dimaksud dapat dicapai.
PT. Intraco Penta adalah
perusahaan penyedia solusi peralatan berat di Indonesia PT Intraco Penta Tbk
(Perusahaan atau Induk Perusahaan) didirikan berdasarkan Akta No.13 tanggal 10
Mei 1975 dari Milly Karmila Sareal, S.H., notaris di Jakarta. Akta pendirian
ini disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
No. Y.A.5/199/15 tanggal 10 Juni 1975 serta diumumkan dalam Berita Negara
Republik Indonesia No. 38 tanggal 11 Mei 1993, Tambahan No. 2084. Anggaran
Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan akta
No. 7 tanggal 16 Desember 2005 dari Fathiah Helmi, S.H., notaris di Jakarta
mengenai perubahan nilai nominal saham . Perubahan Anggaran Dasar tersebut
telah diterima dan dicatat oleh Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia dengan
registrasi No. C-00101 HT.01.04.TH.2006, tanggal 3 Januari 2006.
Sesuai dengan pasal 3 dari
Anggaran Dasar, ruang lingkup kegiatan Perusahaan terutama meliputi bidang
perdagangan dan penyewaan alat-alat berat dan suku cadang, serta memberikan
jasa pelayanan yang berkenaan dengan perakitan dan perbengkelan. Perusahaan
memulai usahanya secara komersial pada tahun 1975. Kantor pusat Perusahaan
terletak di Jl. Pangeran Jayakarta No. 115, Blok C1-2-3, Jakarta 10730,
sedangkan cabang-cabang Perusahaan terletak di beberapa kota di Indonesia.
Sebagai salah satu pemain alat
berat domestik, PT Intraco Penta Tbk (INTA) diyakini dapat memanfaatkan peluang
itu. Distributor alat berat merek Volvo, Bobcat, Ingersoll-Rand, SDLG,
Mahindra, dan Sinotruk itu diprediksi mampu
menuai kinerja positif sepanjang tahun ini. Berdasarkan kalkulasi PT
Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), sepanjang 2011-2016, rata-rata pertumbuhan
per tahun (CAGR) pendapatan Intraco diproyeksikan mencapai 15%. Hal itu
tentunya dapat berdampak positif terhadap saham Intraco berkode INTA.
Guntur Tri Hariyanto, analis
Pefindo, menyatakan, harga batubara tahun lalu anjlok hingga 40%. Hal itu
dipicu perlambatan ekonomi Amerika Serikat (AS) dan Eropa. Imbasnya, penjualan
alat berat domestik merosot tajam.Per September 2012, volume penjualan hanya
mencapai 71% dari total penjualan selama 2011. Sampai akhir 2012, penjualan
alat berat diperkirakan turun.
Selama ini, alat berat digunakan
untuk menambang batubara. Ketika harga batubara merosot, perusahaan tambang
batubara menurunkan volume produksi, sehingga permintaan alat berat berkurang.
“Penurunan harga batubara dibarengi dengan depresiasi rupiah terhadap dolar AS.
Sejak akhir Agustus 2012, nilai tukar rupiah mencapai Rp 9.500 per dolar AS,”
tulis Guntur dalam laporan risetnya, belum lama ini.
Meski begitu, dia menyatakan,
ekspektasi membaiknya perekonomian Eropa, AS, dan negara maju lainnya diharapkan
mampu mengurangi tekanan terhadap harga batubara. Nilai tukar rupiah pun diperkirakan menguat
tahun ini.
Dia memperkirakan harga batubara
naik moderat ke level US$ 100-105 per ton selama 2013. Sementara itu, nilai
tukar rupiah diperkirakan menguat menjadi berkisar Rp 9.200-9.300 per dolar AS.
“Kami percaya kondisi tersebut akan mendorong penjualan alat berat pada 2013,”
kata Guntur.
Di tengah tren penurunan industri
pertambangan, Intraco mampu menghindari kemerosotan kinerja keuangan. Per
September 2012, pendapatan stabil, yakni Rp 2,07 triliun. Namun, laba bersih
anjlok 54% menjadi Rp 31 miliar, dibandingkan periode sama 2011 Rp 68 miliar.
Mempertimbangkan kinerja selama
sembilan bulan 2012, Guntur perkirakan perseroan dapat membukukan total
pendapatan sekitar Rp 3,05 triliun atau tumbuh 1,5% dari 2011 Rp 2,06 triliun.
Pendapatan Intraco masih bisa positif, karena dibantu segmen usaha penjualan
suku cadang, pemeliharaan, dan pembiayaan alat berat. Segmen itu diperkirakan
bertumbuh 10%, sedangkan pendapatan perdagangan alat berat ditaksir terpangkas 2%.
Selanjutnya pada 2013, Guntur
menaksir pendapatan Intraco tumbuh 21% menjadi Rp 3,69 triliun. Laba bersih
ditaksir melonjak 74% menjadi Rp 134 miliar. Intraco Penta menargetkan
penjualan alat berat pada 2012 mencapai 1.900 unit atau meningkat 20%
dibandingkan 2011 sebanyak 1.585 unit.
Intraco menerapkan model bisnis
yang terintegrasi. Perseroan merangsek ke bisnis yang ada kaitannya dengan alat
berat. Saat ini, perseroan dan sejumlah anak perusahaannya bergerak di sektor
pembiayaan (termasuk pembiayaan syariah) dan perdagangan alat berat,
distribusi, sewa, manufaktur, kontraktor pertambangan, dan bisnis batubara.
Intraco Penta berniat
mengakuisisi tambang batubara di Kalimantan Timur pada 2012. Perseroan telah
membentuk anak usaha bidang tambang batubara, PT INTA Resources. Namun, rencana
itu dibatalkan, menyusul amblesnya harga batubara.
Perseroan mengelola 44 jaringan
distribusi yang tersebar di Indonesia dan mempekerjakan lebih dari 2.300 orang.
Pada 2011, perseroan mencatat sejarah baru dengan mencetak pendapatan Rp 3
triliun dan aset Rp 3,7 triliun, tumbuh masing-masing 64% dan 129%.
“Di masa yang akan datang, kami
berharap perseroan dapat terus tumbuh dengan laju yang baik, dengan didukung
oleh model bisnis terintegrasi. Melalui strategi itu, Intraco dapat memberikan
one stop business solution kepada pelanggannya,” kata Guntur
Dalam PT. Intraco Penta Rapat
anggota di bagi menjadi 2 yaitu : Rapat umum pemegang saham tahunan dan Rapat
umum pemegang saham luar biasa. Di sini rapat anggota di undang oleh direksi
untuk menghadiri rapat anggota tersebut, angenda dalam rapat anggota adalah
untuk mengesahkan laporan keuangan perseroan untuk tahun buku berakhir,
menetapkan penggunaan laba perseroan, pengangkatan akuntan public yang
terdaftar di Bapepam-Lk untuk mengaudit laporan keuangan. Dan terakhir adalah
persetujuan kepada direksi perseroan untuk melakukan penandatanganan dan
pelaksanaan corporate guarantee oleh perseroan untuk kepentingan kreditur dari
perseroan maupun anak perusahaan, baik yang sudah diberikan maupun akan
diberikan kepada kreditur di kemudian hari. Susunan pengurus perusahaan sebagai
berikut :
Dewan Komisaris
Komisaris Utama :
Halex Halim(President Commissioner)
Komisaris Leny :
Halim (Commissioner)
Komisaris Independen :
Tonny Surya Kusnadi(Independent Commissioner)
Direktur Utama : Petrus Halim(President
Director)
Direktur :
Fred Lopez Manibog, Willy Rumondor, Jimmy H (Directors)
Dalam soal permodalan, modal PT.
Intraco Penta berasal dari Modal pinjaman, saham-saham dan obligasi. Karena hal
itu PT. Intraco Penta termasuk salah satu perusahaan yang sukses didalam
bidangnya dengan banyaknya anak perusahaan yang dimiliki. Di dalam setiap
penjualannya PT. Intraco Penta mempunyai target yang cukup tinggi guna
memperkuat posisi di pasar alat berat di Indonesia. Penjualan alat berat
domestik diperkirakan meningkat pada 2013, seiring ekspektasi membaiknya harga
batubara dan penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Suku
bunga kredit yang rendah dan melonjaknya realisasi investasi juga menjadi
katalis kuat pertumbuhan penjualan alat berat.
Di beberapa perusahaan yang
bergerak dibidang penjualan alat berat di Indonesia seperti PT. Intraco Penta
adalah termasuk dalam salah satu perseroan terbatas yang mendapat profit yang
cukup besar dibeberapa tahun terakhir inI.
Meskipun sudah memiliki profit
yang cukup besar, PT. Intraco Penta masih ingin mengembangkan anak
perusahaannya dibeberapa daerah dan menanam sejumlah saham-saham. Pada tanggal
31 Desember 2012, seluruh saham PT. Intraco Penta memiliki sebanyak 2.160.029.220
saham telah dicatatkan di Bursa Efek Indonesia.
Dalam penerapan analisis laporan
keuangan PT. Intraco menggunakan Penarapan Standar Akuntansi Baru dan Revisi
(PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK). Dalam tahun
berjalan, Grup telah menerapkan semua standar baru dan revisi serta
interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan dari Ikatan
Akuntan Indonesia yang relevan dengan operasinya dan efektif untuk periode
akuntansi yang dimulai pada tanggal 1 Januari 2012. Penerapan standar baru dan
revisi serta interpretasi tidak berdampak terhadap perubahan yang signifikan
dalam kebijakan akutansi Grup kecuali untuk pengungkapan tambahan dari PSAK 60,
Instrumen Keuangan : Pengungkapan. Standar baru ini menggantikan persyaratan
pengungkapan dalam PSAK 50 (revisi 2006), Instrumen Keuangan : Penyajian dan
Pengungkapan. PSAK 60 ini mengakibatkan penambahan pengungkapan mengenai (a)
signifikansi instrument keuangan terhadap posisi dan kinerja keuangan Grup, dan
(b) sifat dan luasnya risiko yang timbul dari instrument keuangan yang mana
Grup terekspos selama periode dan pada akhir periode pelaporan, dan bagaimana
Grup mengelola risiko-risiko tersebut
SUMBER :
http://www.investor.co.id/pages/investordailyku/paidsubscription.php
http://www.intracopenta.com/doc/finrep/2012/1212%20Laporan%20Keuangan%20-%20INTA%20Konsoldasi%20-%2031%20Des%202012%20(audited).pdf
http://www.intracopenta.com/doc/IA/Piagam%20Komite%20Audit%202013.pdf
Minggu, 03 November 2013
Kospin Jasa sebagai badan usaha
Tujuan Koperasi sebagai Badan
Usaha
Secara definisi Badan Usaha adalah suatu organisasi yang
mengkombinasikan dan mengkoordinasikan sumber sumber daya untuk tujuan memproduksi & menghasilkan barang atau jasa dan juga untuk mendapatkan laba atau keuntungan. Kospin jasa adalah badan usaha yang didirikan
ntuk memberikan solusi dalam mengatasi kesulitan untuk mendapatkan pinjaman
untuk modal usaha mereka , karena pada umumnya bisnis mereka dikelola dengan
cara tradisional. Di sini Kospin
Jasa telah melaksanakan beberapa kegiatan sebagai berikut yang membantu
masyarakat dalam menjalankan usahanya: Mengajak seluruh pihak potensial dalam
masyarakat tanpa memandang suku, ras , golongan dan agama , sehingga mereka
bisa pergi bersama , bersatu dan dalam itikad baik untuk membangun sosial
ekonomi dalam kebersamaan dalam yayasan. Di samping itu tujuan dari Kospin
adalah membantu pedagang kecil dan menengah dalam memberikan pinjaman modal
untuk bisnis arus kas mereka sehingga kesejahteraan mereka dapat ditingkatkan .
Berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi dan secara aktif mendukung pelaksanaan
kegiatan usaha dengan membawa mitra lainnya baik BUMN , Perusahaan Swasta ,
Perbankan atau lainnya koperasi .
Tujuan Perusahaan Koperasi
Tujuan koperasi
sebagai perusahaan atau badan usaha tidaklah semata-semata hanya pada orientasi
laba (profit oriented), melainkan juga pada orientasi manfaat (benefit
oriented). Karena itu, dalam banyak kasus koperasi, nmanajemen koperasi tidak
mengejar keuntungan sebgai tujuan perusahaan karena mereka bekerja didasari
dengan pelayanan (service at cost). Untuk koperasi diindonesia, tujuan badan
usaha koperasi adaalah memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan
masyarakat pada umumnya (UU No. 25/1992 pasal 3). Tujuan ini dijabarka dalam
berbagai aspek program oleh manajemen koperasi pada setiap rapat angggota tahunan.
Keterbatasan
Teori Perusahaan
Tujuan perusahaan adalah untuk
memaksimumkan nilai perusahaan ternyata mendapat kritik karena dinilai terlalu
sempit dan tidak realistis. Beberapa Kritik dari teori tersebut adalah segai
berikut.
1. Tujuan Perusahaan adalah memaksimumkan penjualan (maximization of sales). Model ini diperkenalkan oleh William banmolb yang mengatakan bahwa manajer perusahaan modern akan memaksimumkan penjualan setelah keuntungan yang diperoleh telah memadai untuk memuaskan para pemegang saham (stock holders).
2. Tujuan Perusahaan adalah untuk memaksimumkan pengguanaan manajemen (maximization of managemen utility). Dalil ini diperkenalkan oleh oliver Williamson yang mengatakan bahwa sebagai akibat dari pemisahaan manajemen dengan pemilik (separation of management from ownership), para manajer lebih tertarik untuk memaksimumkan penggunaan manajemen yang diukur dengan kompensasi seperti gaji, tunjangan tambahan (fringe benefit), pemberian saham (stock option), dan sebagainya, daripada memaksimumkan keuntungan perusahaan.
3. Tujuan perusahaan adalah untuk memuaskan sesuatu dengan berusaha keras (satisfying behavior). Postulat ini dikembangkan oelh Herbet Simon. Didalam perusahaan modern yang sangat dan kompleks, dimana tugas manajemen menjadi sangat rumit dan penuh ketidakpastian kerana kekurangan data, maka manajer tidak mampu memaksimumkan keuntungan tapi hanya dapat berjuang untuk memuaskan beberapa tujuan yang berkaitan dengan penjualan (sales), pertumbuhan (growth), pangsa pasar(market share),dll
1. Tujuan Perusahaan adalah memaksimumkan penjualan (maximization of sales). Model ini diperkenalkan oleh William banmolb yang mengatakan bahwa manajer perusahaan modern akan memaksimumkan penjualan setelah keuntungan yang diperoleh telah memadai untuk memuaskan para pemegang saham (stock holders).
2. Tujuan Perusahaan adalah untuk memaksimumkan pengguanaan manajemen (maximization of managemen utility). Dalil ini diperkenalkan oleh oliver Williamson yang mengatakan bahwa sebagai akibat dari pemisahaan manajemen dengan pemilik (separation of management from ownership), para manajer lebih tertarik untuk memaksimumkan penggunaan manajemen yang diukur dengan kompensasi seperti gaji, tunjangan tambahan (fringe benefit), pemberian saham (stock option), dan sebagainya, daripada memaksimumkan keuntungan perusahaan.
3. Tujuan perusahaan adalah untuk memuaskan sesuatu dengan berusaha keras (satisfying behavior). Postulat ini dikembangkan oelh Herbet Simon. Didalam perusahaan modern yang sangat dan kompleks, dimana tugas manajemen menjadi sangat rumit dan penuh ketidakpastian kerana kekurangan data, maka manajer tidak mampu memaksimumkan keuntungan tapi hanya dapat berjuang untuk memuaskan beberapa tujuan yang berkaitan dengan penjualan (sales), pertumbuhan (growth), pangsa pasar(market share),dll
Teory Laba
Dalam perusahaan koperasi laba
disebut Sisa Hasil Usaha (SHU). Menurut teori laba, tingkat keuntungan pada
setiap perusahaan biasanya berbeda pada setiap jenis industry. Terdapat
beberapa teori yang menerangkan perbedaan ini sebagai berikut.
• Teori Laba Menanggung Resiko (Risk- Bearing Theory Of profit). Menurut Teori ini, keuntungan ekonomi diatas normall akan doperoleh perusahaan dengan resiko diatas rata-rata.
• Teori Laba Frisional (frictional Theory Of Profit). Teori ini menekankan bahwa keuntungan menigkat sebagai suatu hasil ari friksi keseimbangan jagka panjang (long run equilibrium).
• Teori Laba Monopoli (Monopoly Theory Of Profits). Teori ini mengatakan bahwa beberapa perusahaan dengan kekuatan monopoli dap[at membatasi output dan menekankan harga ang lebih tinggi daripada bila perusahaan beroperasi dalam kondisi persaingan sempurna. Kekuatan monopoli ini dapat diperoleh melalui :
o Penguasaan penuh atas supply bahan baku tertentu
o Skala ekonomi
o Kepemilikan hak paten
o Pembatasan dari pemerintah
• Teori Laba Menanggung Resiko (Risk- Bearing Theory Of profit). Menurut Teori ini, keuntungan ekonomi diatas normall akan doperoleh perusahaan dengan resiko diatas rata-rata.
• Teori Laba Frisional (frictional Theory Of Profit). Teori ini menekankan bahwa keuntungan menigkat sebagai suatu hasil ari friksi keseimbangan jagka panjang (long run equilibrium).
• Teori Laba Monopoli (Monopoly Theory Of Profits). Teori ini mengatakan bahwa beberapa perusahaan dengan kekuatan monopoli dap[at membatasi output dan menekankan harga ang lebih tinggi daripada bila perusahaan beroperasi dalam kondisi persaingan sempurna. Kekuatan monopoli ini dapat diperoleh melalui :
o Penguasaan penuh atas supply bahan baku tertentu
o Skala ekonomi
o Kepemilikan hak paten
o Pembatasan dari pemerintah
Fungsi Laba
Laba yang tinggi adalah pertanda bahwa konsumen menginginkan output yang lebih dari industry/perusahaan. Sebaiknya, laba ynag rendah atau rugi adalah pertanda bahwa konsumen menginginkan kurang dari produk/ komoditi yang ditangani dan metode produksinya tidak efisien.
Ditinjau dari konsep koperasi, fungsi laba bagi koperasi tergantung pada besar kecilnya partisipasi ataupun transaksi anggota dengan koperasinya. Semakin tinggi partisipasi anggota, maka idealnya semakin tinggi manfaat yang diterima oleh anggota.
Laba yang tinggi adalah pertanda bahwa konsumen menginginkan output yang lebih dari industry/perusahaan. Sebaiknya, laba ynag rendah atau rugi adalah pertanda bahwa konsumen menginginkan kurang dari produk/ komoditi yang ditangani dan metode produksinya tidak efisien.
Ditinjau dari konsep koperasi, fungsi laba bagi koperasi tergantung pada besar kecilnya partisipasi ataupun transaksi anggota dengan koperasinya. Semakin tinggi partisipasi anggota, maka idealnya semakin tinggi manfaat yang diterima oleh anggota.
Kegiatan Koperasi
Dalam fungsinya sebagai badan usaha, maka koperasi tetap tunduk pada prinsip ekonomi perusahaan dan prinsip-prinsip dasr koperasi. Khusus yang menyangkut aspek perkoperasian, ada aspek dasar yang menjadi pertimbangan untuk mencapai tujuan koperasi sebagai badan usaha yaitu :
1. Status dan Motif anggota koperasi
anggota koperasi adalah orang-orang atau badan hukum koperasi yang mempunyai kepentingaan ekonomi yang sama sebagai pemilik dan sekaligus pengguna jasa, berpartisipasi aktif untuk memngaembangkan usaha koperasi serta terdaftar dalam buku daftar anggota. Status anggota koperasi sebagia badan usaha adalah sebagia pemilik (owner) dan sebagai pemakai (users).
2. Kegiatan usaha
Pada awalnya, Kospin Jasa dibentuk oleh beberapa orang untuk memenuhi kebutuhan ekonomi masyarakat yang kekurangan modal tetapi seiring dengan berjalan waktu Kospin Jasa juga tempat untuk mendukung pelaksanaan kegiatan usaha di perusahaan swasta.
3. Permodalan koperasi
Modal adalah sejumlah harga (uang/barang) yang dipergunakan untuk menjalankan usaha, modal berupa uang tunai, barang dagangan bangunan dan lain sebagainya.
Modal koperasi dibituhkan untuk membiayai usaha dan organisasi koperasi. Modal usaha terdiri :
• Modal investasi adalah sejumlah uang yang ditanam atau dipergunakan untuk pengadaan sarana operasional suatu perusahaan yang bersifat tidak mudah diuangkan (unliquid).
• Modal kerja adalah sejumlah uang yang tertanan di aktifa lancar perusahaan atau yang digunakanuntuk membiyayai operasi jangka pendek perusahaan
4. SHU koperasi
Untuk melengkapi tulisan koperasi sebagai badan usaha , maka topik yang tidak kalah pentingnya untuk diuraikan adalah cara membagi shu kepada anggota
Untuk melengkapi tulisan koperasi sebagai badan usaha , maka topik yang tidak kalah pentingnya untuk diuraikan adalah cara membagi shu kepada anggota
Senin, 07 Oktober 2013
Membantu Perekonomian Rakyat Dengan Mengenal Koperasi.
Konsep, Aliran, dan Sejarah Koperasi
1. Konsep Koperasi
Disini saya akan tetarik untuk membahas tentang koperasi
Angkutan Barang Pasar dan Industri. Koperasi yang di bentuk secara sukarela
oleh orang-orang yang mempunyai persamaan kepentingan dan menciptakan
keuntungan timbal balik bagi anggotanya. Persamaan kepentingan tersebut dapat
berasal dari perseorangan atau kelompok.
Dampak Langsung Koperasi Terhadap Anggotanya
• Promosi kegiatan ekonomi anggota
• Memudahkan pedagang dalam mengambil barang pasar dari
suatu daerah
• Keluar masuk pasar jadi lebih mudah
Dampak Tidak Langsung Koperasi Terhadap Anggota
• Pengembangan Kondisi sosial ekonomi sejumlah produsen
skala kecil maupun pelanggan
.
2. Aliran Koperasi
Aliran koperasi terbagi menjadi 3 :
• Aliran
Yardstick Dijumpai pada negara-negara yang berideologi kapitalis atau
yang menganut perekonomian Liberal. Koperasi dapat menjadi kekuatan untuk
mengimbangi, menetralisasikan dan mengoreksi.
• Aliran
Sosialis Koperasi dipandang sebagai alat yang paling efektif untuk
mencapai kesejahteraan masyarakat, disamping itu menyatukan rakyat lebih mudah
melalui organisasi koperasi
• Aliran
Persemakmuran (Commonwealth) Koperasi
sebagai alat yang efisien dan efektif dalam meningkatkan kualitas ekonomi
masyarakat dan juga Koperasi sebagai wadah ekonomi rakyat berkedudukan
strategis dan memegang peranan utama dalam struktur perekonomian masyarakat
Hubungan Pemerintah dengan gerakan koperasi bersifat “Kemitraan (partnership)”,
dimana pemerintah bertanggung jawab dan berupaya agar iklim pertumbuhan
koperasi tercipta dengan baik.
3. Sejarah Koperasi
• Sejarah
Lahirnya Koperasi
Koperasi
Angkutan Barang Pasar dan Industri (KABAPIN),berdiri sejak tahun 1981 dengan
nama awal Koperasi Angkutan Barang Pasar Induk Jakarta Raya (KABAPIN JAYA)
dengan Badan Hukum No.1486/B/H/I/81.Dengan usaha pokoknya Angkutan Barang dari
Pasar Induk Kramat Jati dan Pasar Induk Beras Cipinang ke pasar – pasar eceran
dan konsumen lainya di wilayah DKI Jakarta.
Untuk menyesuaikan UU Koperasi No.25 tahun 1992 maka pada tahun 1994, KABAPIN JAYA berubah nama menjadi Koperasi Angkutan Barang Pasar dan Industri (KABAPIN) dengan perubahan Anggaran Dasar (AD) dan Badan Hukum No.1486a/B/H/I.Tanggal 17 Januari 1994 serta pengesahanya dengan Keputusan Menteri Koperasi dan PPK : No.1/PH/Y/I/1994.Dengan perluasan daerah operasi pendistribusianya ke wilayah Jakarta,Bogor,Depok,Tanggerang dan Bekasi (JABODETABEK),dan membentuk unit Usaha Simpan Pinjam (USP) untuk membantu keuangan anggota baik untuk perbaikan kendaraan maupun modal usaha anggota.
Untuk menyesuaikan UU Koperasi No.25 tahun 1992 maka pada tahun 1994, KABAPIN JAYA berubah nama menjadi Koperasi Angkutan Barang Pasar dan Industri (KABAPIN) dengan perubahan Anggaran Dasar (AD) dan Badan Hukum No.1486a/B/H/I.Tanggal 17 Januari 1994 serta pengesahanya dengan Keputusan Menteri Koperasi dan PPK : No.1/PH/Y/I/1994.Dengan perluasan daerah operasi pendistribusianya ke wilayah Jakarta,Bogor,Depok,Tanggerang dan Bekasi (JABODETABEK),dan membentuk unit Usaha Simpan Pinjam (USP) untuk membantu keuangan anggota baik untuk perbaikan kendaraan maupun modal usaha anggota.
Pengertian dan Prinsip Koperasi
Pengertian
•
Definisi ILO (International Labour
Organization)
•
Definisi Chaniago
•
Definisi Dooren
•
Definisi Hatta
•
Definisi Munkner
•
Definisi UU No. 25/1992
Definisi Arifinal Chaniago (1984)
• Koperasi sebagai suatu perkumpulan yang beranggotakan orang-orang atau badan
hukum, yang memberikan kebebasan kepada anggota untuk masuk dan keluar, dengan
bekerja sama secara kekeluargaan menjalankan usaha untuk mempertinggi
kesejahteraan jasmaniah para anggotanya.
Definisi P.J.V. Dooren
• There is no single definition (for
coopertive) which is generally accepted, but the common principle is that
cooperative union is an association of member, either personal or corporate,
which have voluntarily come together in pursuit of a common economic objective.
Definisi Hatta (Bapak Koperasi Indonesia)
• Koperasi adalah usaha bersama untuk
memperbaiki nasib penghidupan ekonomi
berdasarkan tolong-menolong. Semangat tolong menolong tersebut didorong oleh
keinginan memberi jasa kepada kawan berdasarkan ‘seorang buat semua dan semua
buat seorang'.
Definisi Munkner
• Koperasi sebagai organisasi tolong
menolong yang menjalankan ‘urusniaga’ secara kumpulan, yang berazaskan konsep
tolong-menolong. Aktivitas dalam urusniaga semata-mata bertujuan ekonomi, bukan
sosial seperti yang dikandung gotong royong.
Definisi UU No. 25/1992
- Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hukum koperasi, dengan melandaskan kegiataannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas azas kekeluargaan.
Prinsip Koperasi
1. Prinsip Munkner
•Keanggotaan bersifat sukarela
•Keanggotaan terbuka
•Pengembangan anggota
•Identitas sebagai pemilik dan pelanggan
•Manajemen dan pengawasan dilaksanakan scr demokratis
•Koperasi sbg kumpulan orang-orang
Modal yang berkaitan dg aspek sosial tidak dibagi
2. Prinsip Rochdale
•Keanggotaan yang terbuka
•Bunga atas modal dibatasi
•Pembagian sisa hasil usaha kepada anggota sebanding dengan jasa masing-masing anggota
•Penjualan sepenuhnya dengan tunai
•Barang-barang yang dijual harus asli dan tidak yang dipalsukan
•Menyelenggarakan pendidikan kepada anggota dengan prinsip-prinsip anggota
•Netral terhadap politik dan agama
3. Prinsip Raiffeisen
·
Swadaya
·
Daerah kerja terbatas
·
SHU untuk cadangan
·
Tanggung jawab anggota tidak terbatas
·
Pengurus bekerja atas dasar kesukarelaan
·
Usaha hanya kepada anggota
·
Keanggotaan atas dasar watak, bukan uang
sumber :
http://ocw.gunadarma.ac.id/course/economics/management-s1/ekonomi-koperasi/pengertian-dan-prinsip-koperasi
http://books.google.co.id/books?id=O48Js7aV3X0C&pg=PA1&lpg=PA1&dq=pengertiaan+konsep+koperasi+barat&source=bl&ots=We9LUagPZm&sig=RWakPIV_njSQitHK6NKT6yjrGNg&hl=id&sa=X&ei=VnxJUvucCceUrgfwqYH4CQ&ved=0CD8Q6AEwBDgo#v=onepage&q&f=false
Langganan:
Postingan (Atom)